Minggu, 20 Desember 2009
Menghargai Anak Sebagai Individu
Anakmu bukanlah anakmu.
Mereka putra-putri kehidupan yang rindu akan dirinya sendiri.
Mereka datang melalui engkau tapi bukan dari engkau.
Dan walaupun mereka ada bersamamu tapi mereka bukan kepunyaanmu.
Kau dapat memberi mereka cinta kasihmu tapi tidak pikiranmu.
Sebab mereka memiliki pikirannya sendiri.
Kau bisa merumahkan tubuhnya tapi tidak jiwanya.
Sebab jiwa mereka bermukim di rumah masa depan,
Yang tiada dapat kau sambangi,
Bahkan tidak dalam impian-impianmu
Kau boleh berusaha seumpama mereka,
Tapi jangan berusaha membuat mereka seperti dirimu.
Sebab kehidupan tiada surut ke belakang, pun tiada tinggal bersama hari kemarin
Engkaulah busur dan anak-anakmulah anak panah yang meluncur.
Sang Pemanah membidik tanda sasaran di atas jalan
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


1 komentar:
OKE